# Simpel tapi Ganteng, Modifikasi Toyota MR2

> Pada tahun 1984  meluncurkan dengan gaya roadster bernama , yang merupakan singkatan dari midship runabout 2-seater.  berkapasitas 2 penumpang lebih dikenal sebagai mobil sport oleh konsumen pada saat itu.  Desain yang unik serta futuristik, memiliki daya tarik tersendiri bagi para car enthusiast untuk meminang  MR2 ini, hingga dijadikan bahan .  Salah satunya pria bernama Azka Yuqatamma yang mengaku terpincut dengan desain mobil pabrikan Jepang tersebut.  Kepada tim redaksi, Azka bercerita bahw

**Tags:** Modifikasi
**URL:** https://zainiautomotor.com/simpel-tapi-ganteng-modifikasi-toyota-mr2

---


## Simpel tapi Ganteng, Modifikasi Toyota MR2

Pada tahun 1984  meluncurkan dengan gaya roadster bernama , yang merupakan singkatan dari midship runabout 2-seater.

berkapasitas 2 penumpang lebih dikenal sebagai mobil sport oleh konsumen pada saat itu.

Desain yang unik serta futuristik, memiliki daya tarik tersendiri bagi para car enthusiast untuk meminang  MR2 ini, hingga dijadikan bahan .

Salah satunya pria bernama Azka Yuqatamma yang mengaku terpincut dengan desain mobil pabrikan Jepang tersebut.

Kepada tim redaksi, Azka bercerita bahwa ia pertama kali melihat mobil  1997 ini sekitar 2-3 tahun lalu melalui iklan media sosial. Namun, pada saat itu harga mobil tersebut melebihi dana yang dimilikinya.

“Nah, suatu ketika di iklankan lagi dengan harga yang tetap mahal, tapi jauh dari harga awal. Karena dari awal pertama lihat sudah suka dan kepikiran kapan bisa punya, akhirnya saya beranikan diri buat tanya yang punya *‘mau enggak tuker tambah sama Integra DC5 Type S saya?*’,” ucap Azka kepada .com, Kamis (10/3/2022).

Tawaran Azka itu tidak digubris oleh pemilik mobil. Hingga beberapa hari kemudian, salah satu teman Azka yang merupakan seorang pedagang mobil JDM memberitahu kalau ia mau dapat unit Toyota MR2 ini.

“Saya pikir *‘wah kalau udah di temen sendiri gampang nih’*. Langsung saya japri, tanya kenapa di jual, dan harganya kenapa beda bgt? Ternyata masalahnya ada di girboks yang owner sebelumnya sudah nyerah,” kata dia.

Saat itu, Azka langsung bertanya kepada bengkel langganannya untuk menangani perbaikan girboks mobil idamannya itu, dan bengkel tersebut pun menyanggupi.

“Akhirnya saya beranikan diri nawarin ke teman saya itu Integra DC5 Type S dan untungnya mau. Tanpa lihat barang cek kondisi langsung, saya bayar tuker tambahnya, karena saya sudah yakin dari kondisi interior yang pristine pasti barangnya juga oke,” kata dia.
