# Pilihan Menarik: Ganti Coolant dengan Air Aki hingga Tetesan AC!

> Sistem pendinginan modern pada mesin kendaraan biasanya mengandalkan cairan khusus atau radiator untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Bagi pemilik mobil atau motor, penting untuk secara rutin memeriksa tingkat cairan radiator dalam tabung reservoir guna memastikan sistem pendinginan beroperasi dengan baik. Perlu diingat bahwa penambahan cairan radiator sebaiknya dilakukan secara teratur, karena ketinggian permukaan cairan akan berkurang akibat penguapan yang terjadi selama penggunaan.  Namun,

**Tags:** Tips & Trik
**URL:** https://zainiautomotor.com/pilihan-menarik-ganti-coolant-dengan-air-aki-hingga-tetesan-ac

---


## Pilihan Menarik: Ganti Coolant dengan Air Aki hingga Tetesan AC!

Sistem pendinginan modern pada mesin kendaraan biasanya mengandalkan cairan khusus atau radiator untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Bagi pemilik mobil atau motor, penting untuk secara rutin memeriksa tingkat cairan radiator dalam tabung reservoir guna memastikan sistem pendinginan beroperasi dengan baik. Perlu diingat bahwa penambahan cairan radiator sebaiknya dilakukan secara teratur, karena ketinggian permukaan cairan akan berkurang akibat penguapan yang terjadi selama penggunaan.

Namun, dalam situasi darurat, tidak semua pemilik kendaraan memiliki cairan coolant cadangan. Oleh karena itu, perlu ada alternatif untuk menggantikannya. Menurut Dhany Ekasaputra, Promotion Manager PT Autochem Industry (produsen cairan radiator dan produk perawatan mobil), air aki dan air tetesan dari sistem pendingin AC dapat menjadi pilihan yang baik sebagai alternatif cairan radiator.

Ekspresi Dhany di Tangerang (16/8/2023) menggambarkan bahwa air tetesan AC memiliki kemampuan transfer panas yang baik, mirip dengan coolant berwarna merah. Meski demikian, air tetesan AC tidak memiliki sifat antikarat seperti coolant. Dhany menekankan bahwa meskipun penggunaan air aki atau air tetesan AC untuk menambah cairan radiator tidak menjadi masalah, bukanlah pilihan yang bijak untuk sepenuhnya mengganti semua cairan radiator dengan air aki atau air AC.

Lebih lanjut, Dhany menjelaskan bahwa penggunaan air mineral atau air keran bukanlah pilihan yang direkomendasikan. Ini disebabkan karena air tersebut dapat mengandung zat-zat seperti besi dan mineral lainnya yang dapat merusak sistem pendingin dan mesin secara keseluruhan. Dalam menghadapi keadaan darurat, pemilik kendaraan bisa memilih antara air aki atau air tetesan AC sebagai alternatif sementara, namun perlu diingat bahwa penggunaan cairan radiator yang tepat dan berkualitas tetaplah yang terbaik untuk menjaga kesehatan mesin kendaraan Anda.
