# Pemula, Begini Cara Benar Oper Gigi Perseneling Mobil Manual

> Mengemudikan mobil bertransmisi manual memang butuh ketelitian dan perhatian lebih dibanding mobil transmisi otomatis.  Sebab pengemudi harus menginjak pedal  terlebih dahulu sebelum memindahkan gigi perseneling. Saat proses pemindahan perseneling pun tidak bisa asal agar sistem transmisi tidak mudah rusak.  Terkadang ditemui pemula yang masih melakukan kesalahan saat melakukan oper gigi perseneling. Kesalahan tersebut tidak jarang menyebabkan timbulnya suara berderak yang cukup keras saat perpi

**Tags:** Tips & Trik
**URL:** https://zainiautomotor.com/pemula-begini-cara-benar-oper-gigi-perseneling-mobil-manual

---


## Pemula, Begini Cara Benar Oper Gigi Perseneling Mobil Manual

Mengemudikan mobil bertransmisi manual memang butuh ketelitian dan perhatian lebih dibanding mobil transmisi otomatis.

Sebab pengemudi harus menginjak pedal  terlebih dahulu sebelum memindahkan gigi perseneling. Saat proses pemindahan perseneling pun tidak bisa asal agar sistem transmisi tidak mudah rusak.

Terkadang ditemui pemula yang masih melakukan kesalahan saat melakukan oper gigi perseneling. Kesalahan tersebut tidak jarang menyebabkan timbulnya suara berderak yang cukup keras saat perpindahan transmisi.

Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, menjelaskan bahwa saat mengendarai , pengemudi harus benar-benar menginjak pedal kopling secara penuh sebelum mengoper gigi perseneling.

Dengan begitu, tenaga akan rilis semua, *flywheel* dan cover kopling pun juga sudah terbebas sehingga bisa dengan mudah melakukan perpindahan gigi dengan mulus.

“Dalam kondisi ini putaran dari mesin sudah tidak menggerakkan . Barulah bisa dilakukan pemindahan gigi percepatan,” ujar Suparna kepada , beberapa waktu lalu.

Perpindahan transmisi yang mulus bisa terjadi berkat adanya sistem *synchromesh*. Sistem ini bertugas menyamakan kecepatan roda gigi percepatan dengan pasangannya. Satu gigi diputar dari arah mesin atau input transmisi dan yang lainnya akan menjadi output transmisi.

Tujuan gigi percepatan disamakan, agar kedua gigi tersebut dapat diikat atau dikaitkan dengan mudah. Sehinga nantinya putaran mesin bisa diteruskan ke output tansmisi, kemudian tenaganya disalurkan pada ban.

Selain perpindahan gigi transmisi saat kendaraan melaju ke depan, yang juga perlu diperhatikan adalah saat hendak menggunakan gigi mundur.

Suparna mengatakan, jika kendaraan hendak berjalan mundur sebaiknya pemindahan gigi  menunggu sampai kendaraan benar-benar berhenti.

Sebab jika mobil belum berhenti sepenuhnya tetapi tuas transmisi sudah digeser, kemungkinan besar akan terjadi bunyi “krak” meskipun pedal kopling sudah diinjak saat persneling dipindah.
