# Modifikasi Mercedes-Benz 320 TE, Sederhana tapi Elegan

> 320 TE , saat ini keberadaannya cukup langka di Indonesia. Pasalnya, yang lahir pada 1993 ini datang ke Tanah Air merupakan Completely Build Up (CBU).  Melihat tampilannya,  versi wagon ini memiliki desain yang elegan dan berkelas.  Tak heran jika banyak pecinta otomotif yang meminang mobil ini untuk dijadikan investasi.  Salah satunya adalah Rico, pemilik Mercedes-Benz 320 TE versi wagon tahun 1993. Rico mengaku sengaja membeli mobil ini sebagai bentuk investasinya di masa depan.  “Untuk invest

**Tags:** Modifikasi
**URL:** https://zainiautomotor.com/modifikasi-mercedes-benz-320-te-sederhana-tapi-elegan

---


## Modifikasi Mercedes-Benz 320 TE, Sederhana tapi Elegan

320 TE , saat ini keberadaannya cukup langka di Indonesia. Pasalnya, yang lahir pada 1993 ini datang ke Tanah Air merupakan Completely Build Up (CBU).

Melihat tampilannya,  versi wagon ini memiliki desain yang elegan dan berkelas.

Tak heran jika banyak pecinta otomotif yang meminang mobil ini untuk dijadikan investasi.

Salah satunya adalah Rico, pemilik Mercedes-Benz 320 TE versi wagon tahun 1993. Rico mengaku sengaja membeli mobil ini sebagai bentuk investasinya di masa depan.

“Untuk investasi sebenarnya, karena mobil tipe wagon kan naik terus harganya. Awalnya saya menggunakan mobil ini untuk harian, cuma setelah rapih jadi mobil weekend saja,” ucap Rico saat dihubungi , Senin (18/4/2022),

Bicara soal , Mercedes-Benz 320 TE station wagon bergaya stance tuner lorinser milik Rico ini secara garis besar masih mempertahankan sebagian besar bentuk aslinya.

Sentuhan modifikasi pada bagian eksterior meliputi bagian pelek dan ban, penggantian headlamp dan lampu sein model American Style, pemasangan lips pada bumper depan, cross bar, dan tailpipe lorinser. Selain itu, wagon berkelir hitam ini juga dibekali sistem air-suspension merk Airgen.

Pada bagian interior yang masih mempertahankan bentuk aslinya, lengkap dengan speedometer lorinser. Untuk audio menggunakan head unit Becker Grandprix dengan koneksi bluetooth dan audio Bose.

Sementara soal performa, mobil ini masih mempertahankan jantung pacu aslinya, yakni mesin 6 silinder dengan kapasitas 3.200 cc.

Dari modifikasi ini, Rico mengaku menghabiskan waktu 7 bulan dengan dana kisaran Rp 150 juta. Ia pun mengatakan bagian tersulit dari  ini adalah saat pasang air suspension.
