# Kesehatan Pengemudi: Kunci Vital Selain Kendaraan Saat di Jalan

> TANGERANG, - Keselamatan saat berkendara tak diragukan lagi menjadi prioritas utama bagi siapa pun yang berada di jalan. Ada sejumlah faktor yang mesti diperhatikan agar keamanan selalu terjaga, salah satunya adalah perawatan berkala terhadap kendaraan yang akan digunakan. Untuk menjaga keamanan, kendaraan harus selalu dalam kondisi terawat. Sebelum memulai perjalanan, sangat penting untuk memeriksa kendaraan terlebih dahulu. Apa saja yang perlu diperiksa? Pertama-tama, komponen yang berhubungan

**Tags:** Tips & Trik
**URL:** https://zainiautomotor.com/kesehatan-pengemudi-kunci-vital-selain-kendaraan-saat-di-jalan

---


## Kesehatan Pengemudi: Kunci Vital Selain Kendaraan Saat di Jalan

TANGERANG, - Keselamatan saat berkendara tak diragukan lagi menjadi prioritas utama bagi siapa pun yang berada di jalan. Ada sejumlah faktor yang mesti diperhatikan agar keamanan selalu terjaga, salah satunya adalah perawatan berkala terhadap kendaraan yang akan digunakan. Untuk menjaga keamanan, kendaraan harus selalu dalam kondisi terawat. Sebelum memulai perjalanan, sangat penting untuk memeriksa kendaraan terlebih dahulu. Apa saja yang perlu diperiksa? Pertama-tama, komponen yang berhubungan langsung dengan keselamatan seperti ban, sistem rem, dan juga lampu-lampu, kata Totok Giyanto, Master Trainer Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAABL), di stan Isuzu yang hadir dalam GIIAS 2023, pada Jumat (12/8/2023).

Faktor berikutnya yang perlu diperhatikan adalah kehandalan kendaraan itu sendiri. Terutama, ini berkaitan dengan kondisi mesin mobil. Oleh karena itu, mesin dan transmisi kendaraan perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada masalah yang mungkin timbul. Selanjutnya, hal yang terkait dengan keselamatan yang seharusnya diperiksa adalah kondisi ruang kabin mobil yang harus tetap bersih. Jika interior mobil terjaga, ini akan mendukung keselamatan dalam berkendara dan memberikan rasa percaya diri. Sebaliknya, interior yang tidak bersih bisa mengganggu konsentrasi, tambah Totok.

Sebelum memulai perjalanan, Chitra, narasumber dalam acara yang sama, menyarankan agar pengemudi memahami kondisi tubuhnya dengan baik. Apakah mereka benar-benar siap berkendara atau tidak. Hal ini melibatkan aspek konsentrasi, kejernihan pikiran, durasi tidur, dan kualitas tidur yang cukup. Jika seseorang tidak memahami kondisi tubuhnya, risiko terganggu saat berkendara dapat meningkat, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Hal ini sebenarnya sederhana, tetapi kadang-kadang kita menjadi malas melakukannya. Akhirnya, rasa lelah saat berkendara muncul. Tanda-tandanya termasuk sering menguap, mata terasa berat, ngantuk berulang kali saat di jalan, atau mudah marah. Ini bisa berujung pada fenomena 'microsleep', jelas Chitra.
