# Alasan Mobil Mewah Masih Butuh Upgrade Audio Standar

> – Jenama premium keluaran Eropa dan Jepang umumnya memasang perangkat  bermerek dan menjadi standar pada mobilnya.  Meski begitu, mobil-mobil premium ini rupanya masih butuh upgrade audio bawaan untuk mendapatkan suara berkualitas.  Sebagai contoh merek Mazda yang menggunakan Bose, lalu Lexus yang menggunakan Mark Levinson, hingga Mercedes-Benz dengan Burmester.  Sandy Wuntoro, owner sekaligus instalatur bengkel spesialis  Sterindo Autosound, Haji Nawi, Jakarta Selatan, mengatakan, ada sejumlah

**Tags:** Modifikasi
**URL:** https://zainiautomotor.com/alasan-mobil-mewah-masih-butuh-upgrade-audio-standar

---


## Alasan Mobil Mewah Masih Butuh Upgrade Audio Standar

– Jenama premium keluaran Eropa dan Jepang umumnya memasang perangkat  bermerek dan menjadi standar pada mobilnya.

Meski begitu, mobil-mobil premium ini rupanya masih butuh *upgrade* audio bawaan untuk mendapatkan suara berkualitas.

Sebagai contoh merek Mazda yang menggunakan Bose, lalu Lexus yang menggunakan Mark Levinson, hingga Mercedes-Benz dengan Burmester.

Sandy Wuntoro, owner sekaligus instalatur bengkel spesialis  Sterindo Autosound, Haji Nawi, Jakarta Selatan, mengatakan, ada sejumlah alasan kenapa mobil-mobil premium butuh *upgrade* audio.

Pertama, merek mobil yang menyematkan perangkat audio dari *brand* ternama, tidak secara lengkap menggunakan komponen dari *brand* tersebut.

"*Sound system* yang terpasang tidak semua perangkat dari merek audio tersebut. Seperti prosesor atau *amplifier* dari merek audio itu, tapi *speaker set* tetap dari OEM," ujar Sandy, saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Alhasil, pemilik  tetap bisa dilakukan  mobil premium dengan replacement speaker OEM yang terpasang.

Menurut Sandy, tujuan dari penggantian komponen audio ini untuk mengoreksi keterbatasan frekuensi suara yang dihasilkan dari speaker OEM.

"Bagaimanapun speaker aftermarket punya *frequency range* yang lebih luas dari speaker OEM," ucap Sandy.

Sandy menambahkan, pada mobil jenis tertentu dengan sistem audio dari merek ternama memiliki prosesor yang di-*lock*. Kondisi ini membuat *preset tuning* suara tidak bisa menyesuaikan dengan selera pengguna mobilnya.

"Jadi tetap butuh *upgrade* pasang prosesor aftermarket agar bisa di-*tuning* menyesuaikan karakter suara dari sistem audio yang terpasang," kata Sandy.
