# Alasan Ganti Pelek dan Ban Lebar Bikin Mobil Lebih Boros

> Mengganti  jadi cara ampuh pemilik mobil dalam merubah tampilan standar. Beragam pilihan dan model bisa dipilih sesuai selera dan arah .  Namun demikian, tak boleh asal, karena ada toleransi batas aman menganti ukuran pelek. Tak baik jika diameter terlalu besar, naiknya maksimal dua tingkat di atas ukuran standar.  Bila sampai lebih dari batasan tersebut, akan ada penyesuaian yang wajib dilakukan, seperti pada area suspensi, penyetelan caster, dan camber.  Selain itu, mengganti pelek terlalu bes

**Tags:** Tips & Trik
**URL:** https://zainiautomotor.com/alasan-ganti-pelek-dan-ban-lebar-bikin-mobil-lebih-boros

---


## Alasan Ganti Pelek dan Ban Lebar Bikin Mobil Lebih Boros

Mengganti  jadi cara ampuh pemilik mobil dalam merubah tampilan standar. Beragam pilihan dan model bisa dipilih sesuai selera dan arah .

Namun demikian, tak boleh asal, karena ada toleransi batas aman menganti ukuran pelek. Tak baik jika diameter terlalu besar, naiknya maksimal dua tingkat di atas ukuran standar.

Bila sampai lebih dari batasan tersebut, akan ada penyesuaian yang wajib dilakukan, seperti pada area suspensi, penyetelan *caster*, dan *camber.*

Selain itu, mengganti pelek terlalu besar juga kabarnya bisa berpengaruh pada konsumsi bahan bakar mobil yang menjadi lebih . Lantas apakah benar demikian?

Menurut Ilham Hermawan Pemilik Sarang Knalpot, yang juga memasarkan pelek dan , mengganti diameter baiknya tak lebih dari 2 inci.  Bila di atas itu, banyak rubahan yang harus dilakukan.

Selain itu, karena diameter pelek yang lebih besar dan lebar, bobotnya juga bertambah , sehingga awalan *stop and go* membutuhkan tenaga yang lebih besar.

"Tapak ban dan diameter ukuran pelek yang dinaikkan dari standar, membuat bobot mobil menjadi berat. Angkatan awal jalan butuh tenaga mesin sedikit lebih besar," ucapnya kepada *,* Kamis (4/8/2022).

dan diameter ban yang lebih besar, lanjut Ilham, akan menghasilkan gaya gesek permukaan ban dan aspal yang besar.

Kondisi tersebut, secara langsung akan berdampak pada konsumsi bahan bakar mobil lantaran terpengaruh beban berat dan gaya gesek.

"Gesekan ban ke tanah yang besar ini lah yang membuat mobil menjadi lebih berat saat berjalan," kata Ilham.

Hal yang sama di utarakan Kepala Bengkel KIA Motor Semarang Heru Winarno yang mengatakan, modifikasi pelek diameter besar konsekuensinya konsumsi  lebih boros.

"Diameter ukuran pelek yang lebih besar, bobotnya lebih berat. Pengemudi harus menginjak pedal gas lebih dalam," kata Heru.
